Rabu, 22 Juli 2020

Hal-Hal yang berpotensi "IP DICORET" di server orang



Sebelumnya maaf juga karena jarang post baik di Channel maupun di Blog ini.

Internet sudah menjadi salah satu  dari bagian kehidupan dijaman milenial ini. Baik untuk mencari informasi, hiburan, dll yang bersumber darimana saja baik itu diarea lokal maupun internasional. Setiap hari manusia bisa saja menggunakan internet diatas 10 jam lebih baik untuk membantu dalam pekerjaan, mendengarkan lagu, social media, dll.

Namun beberapa orang masih menggunakan internet seenak jidat mereka. Memang itu juga bukan hak pribadi untuk melarang  mereka. Namun terkadang hal ini malah berpotensi akses untuk pengguna di Indonesia akan terbatas. Untuk saat ini memang saya tidak tau apa yang terjadi dibidang lain, apakah masih aman-aman saja atau sudah tidak aman. Namun untuk beberapa hal saya sudah merasakannya kalau memang akan berpotensi buruk. Jadi postingan kali ini bisa dibilang sebagai peringatan juga untuk para pembaca agar lebih bijak menggunakan internet.

1.       Penggunaan kata “TOXIC” di social media maupun didalam game

Toxic ialah sekumpulan kata yang kurang enak (menyinggung perasaan orang). Dalam kasus ini semua orang bisa dibilang berpotensi mengeluarkan kata-kata tersebut, namun bila mereka sadar mereka tidak akan menggunakannya dimoment-moment yang buruk atau tidak menentu seperti di game dan social media.
Kenapa saya pribadi bisa simpulkan seperti itu?. Karena kasus toxic ini pernah terjadi sebelum postingan ini dibuat. Dan hal itu terjadi di sebuah platfom game di Korea yang dimana player Indonesia menggunakan kata “toxic” di dalam game.
Ya sebenarnya sih banyak player game yang toxic tapi tidak dianggap / hanya sebagai candaan. Tetapi dalam hal ini bedanya ialah player (dengan nick seperti difoto) dia seperti menjatuhkan. Dan hal ini yang paling berbahaya untuk player Indonesia yang lain di dunia game.

(hal seperti diatas berpotensi besar IP satu negara dibanned untuk mengakses game tsb)

2.       Spam TOA di server orang

Kasus Spam TOA pernah terjadi di sebuah game yang lokasi servernya berada di Jepang dan pernah terjadi juga di game yang servernya berada di Taiwan. Dan tentu saja hal tersebut membuat player yang lain merasa terganggu (ya walaupun kadang ada yang gk peduli juga dengan hal itu) dikarenakan hal yang di spamnya itu yang bisa dibilang “Gak Jelas dan Gak Guna” namun untuk hal ini tidak akan saya kasih fotonya karena memang kasusnya sudah lama terjadi.

3.       Penggunaan kata yang “Mengejek Fisik maupun Gender” di social media

Kata “Hode” biasanya selalu netizen gunakan untuk menyebut seseorang yang gendernya X tapi tampilannya Y. hal ini seringkali terjadi bahkan seringkali terlihat diberanda Facebook saya sendiri. Ya munkin kalian berhadapan dengan orang yang menganggap kalo itu hanyalah “candaan” semata. Tapi hati-hati yah!!!. Social media diakses oleh banyak orang di dunia, jadi kita juga berpotensi mengobrol dengan orang yang tinggal di luar negara Indonesia. Singkatnya ‘Jaga Bahasamu’ karena tidak semua orang mengerti candaan seperti itu.

4.       Melakukan hal yang berpotensi “merusak”

Yang ini sebenarnya ku gak terlalu punya bukti kuat. Tapi untuk kasus sejenis berpotensi ada. Seperti pada saat live streaming, sebuah obrolan di chat pada saat live streaming memang berpotensi ngawur bahkan gak jelas dan bahkan sampe menyimpang ke obrolan lain. Ya memang gak ada yang melarang sih selama berada dalam porsi “Wajar”. Tetapi bila sudah menyimpang banget dan bahkan bahas yang jorok-jorok itu berpotensi buruk untuk kalian dan orang yang live streaming.

Kayaknya untuk sekarang hanya itu yang bisa ku tulis. Dan munkin akan kubuat semacam vote apakah hal-hal diatas akan ku buat video atau tidak. Jadi jaga kesehatan, jaga Bahasa, jaga sikap, dan jadilah diri sendiri . link buat vote disini